Izin Dipermudah, Muluskan Program Sejuta Rumah


Share on Facebook8Tweet about this on TwitterShare on Google+0Share on LinkedIn0Pin on Pinterest0Share on Tumblr0
Berbagi info itu indah...

RumahMinimalisRamahLingkungan
Komitmen Pemerintah Daerah (Pemda) dan sejumlah kementerian untuk memberikan kemudahan perizinan bagi pembangunan rumah masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) disambut stake holder properti, salah satunya Organisasi pengembang properti Real Estat Indonesia (REI).

“Kemudahan izin dari Pemda dan kementerian akan mendorong suksesnya program Sejuta Rumah yang dicanangkan Presiden Joko Widodo,” demikian disampaikan Ketua Umum DPP REI Eddy Hussy dalam acara Forum Grup Diskusi (FGD), Kamis (17/9).

Namun Eddy mengatakan, pihaknya belum merasakan hal tersebut di daerah-daerah. Untuk itu, dia mengajak semua pemangku kepentingan sektor perumahan di daerah memiliki komitmen dan tanggung jawab yang sama untuk menyukseskan Program Sejuta Rumah.

Pemda sebagai kepanjangan pemerintah pusat, imbuh Eddy, berkewajiban untuk memberikan dukungan penuh dalam setiap program perumahan untuk Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR).

“Saat ini pengembang masih menghadapi tantangan terkait perizinan dalam pembangunan rumah untuk MBR yang memerlukan tindak lanjut pemerintah, seperti belum ada penyeragaman ketentuan terkait keringanan pungutan IMB (Izin Mendirikan Bangunan) hunian MBR di daerah, masih tergantung good will pada masing-masing Pemda, penyederhanaan perizinan masih berproses di Kementerian Dalam Negeri,” katanya.

Bergantung Pemerintah Daerah
Sementara itu, Direktur Kawasan Perkotaan dan Perbatasan Negara, Budiono Subambang menuturkan, pihaknya sedang melakukan sosialisasi dan koordinasi terhadap PNS dalam lingkup kementerian agar proses perizinan pengembang di daerah bisa lebih mudah.

“Sosialisasi Sejuta Rumah kepada PNS (Pegawai Negeri Sipil) dalam lingkup Kemendagri penting untuk menyamakan pemahaman terkait program Sejuta Rumah sehingga kalangan PNS di daerah juga dapat memberikan dukungan penuh terhadap program ini,” kata Budiono.

Dia menegaskan, Pemda harus berperan aktif untuk mendorong program Sejuta Rumah hingga terlaksana sukses. Saat ini Kemendagri juga tengah menginventarisasi aset di daerah yang dapat dimanfaatkan dan digunakan untuk pembangunan perumahan.

Pada kesempatan yang sama, Ketua DPD REI Banten Soelaeman Soemawinata menjelaskan, antara Pemda dan pengembang telah memiliki semangat dan tujuan yang sama untuk mendukung Sejuta Rumah, maka proses perizinan dipastikan tanpa hambatan.

“Diakui dari sisi Peraturan Daerah (Perda) memang terdapat tantangan sehingga lama dan menjadi rumit, tapi jika Gubernur, Bupati/Walikota di daerah memiliki semangat untuk mempercepat, maka tantangan perizinan dapat teratasi tanpa memerlukan revisi Perda,” ungkapnya.

Terlalu Banyak Perizinan
Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Basuki Hadimuljono, dalam forum diskusi tersebut mengatakan, terdapat 10 aturan yang akan dideregulasi kini tengah dalam pembahasan. Diharapkan deregulasi peraturan ini akan mendorong kemudahan perizinan.

“Saat ini sekitar 44 izin yang harus dimiliki untuk pengembangan perumahan, termasuk listrik akan dideregulasi untuk penyederhanaan perizinan,” ujarnya.

Komitmen dukungan juga disampaikan oleh Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) Ferry Mursyidan Baldan yang mengatakan program pemerintah Sejuta Rumah diharapkan bisa berjalan khususnya dengan mendapat dukungan pengadaan tanah untuk perumahan.

“Untuk perizinan pengadaaan tanah kami bisa berikan satu hari dan itu sudah disampaikan kepada Kepala BKPM (Badan Koordinasi Penanam Modal). Kementerian akan mengatasi kendala perizinan dengan bekerjasama pihak yang berkepentingan dan pembebasan lahan bisa kita lakukan dalam waktu empat bulan. mulai dari proses pengumuman sampai pembayaran,” tegas Ferry.






Share on Facebook8Tweet about this on TwitterShare on Google+0Share on LinkedIn0Pin on Pinterest0Share on Tumblr0
Berbagi info itu indah...

Tinggalkan komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *